counter free hit unique web
Medan

Pasar Monza Terbesar di Tanjung Balai, Sumut Ludes Terbakar

pasar monza terbesar di sumut ludes terbakar

Kota Tanjungbalai kembali berduka. Pusat perdagangan pakaian eks luar negeri atau Pasar Monza terbesar di Sumatera Utara (Sumut), yang berada di Kelurahan Mata Halasan, Tanjungbalai Utara, Minggu (24/1), pukul 04.30 WIB, ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material diprediksi lebih dari Rp5 miliar. Nilai tersebut merupakan akumulasi nilai bangunan pasar berikut seluruh pakaian bekas milik para pedagang yang hangus dilalap si jago merah.Mengenai penyebab terjadinya kebakaran, pihak terkait belum berani membuat kesimpulan. Meski banyak juga selentingan beredar.

Untuk mendapat kesimpulan mengenai penyebab kebakaran, polisi masih akan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) termasuk dengan melakukan uji forensik. “Masih diselidiki. Nanti akan diuji forensik di puslabfor. Kita amankan TKP dengan police line agar mempermudah proses identifikasi,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayeb Wahyu Gunawan, yang ditemui kala memimpin personelnya melakukan pengamanan di lokasi, Minggu (24/1).

Sementara informasi dirangkum dari lokasi kejadian, musibah yang menyebabkan pusat perniagaan ini rata tanah, awalnya diketahui oleh sejumlah pedagang sayur. Pagi itu, para pedagang sayur hendak menggelar lapak dagangan mereka di sekitaran jembatan Sungai Silau tak jauh dari komplek Pasar TPO. “Yang duluan tahu kejadian ini pedagang sayur di Pasar Pagi di Titi (jembatan,red) Sungai Silau,” kata Seprapti (47), Kepala Lingkungan setempat.

Menurut Seprapti, mereka sempat menyaksikan jika api awalnya datang dari deretan kios belakang. Dan dalam waktu singkat, api dengan cepat membesar dan membakar hampir seluruh bangunan. “Cepat kali apinya besar. Ketepatan angin kencang pula,” kata Kepala Lingkungan yang suaranya terdengar parau, akibat beteriak histeris membangunkan warga di pagi yang nahas itu.

Upaya pemadaman pun, menurut cerita Kepling, yang didampingi sejumlah warganya tidak berjalan mulus. Hal ini akibat akses jalan menuju komplek pasar yang sempit sehingga menyulitkan armada damkar mendekat. Belum lagi kobaran api yang kian membesar akibat tiupan angin.

Alhasil, pemadaman difokuskan untuk mencegah api merambat ke permukiman warga meski pada akhirnya tiga unit rumah warga yang bersempadan dengan pasar tersebut juga ikut terbakar. “Sampai enam jam lebih baru padam ini dek,” sebut Buyung, seorang warga lainnya.

Buyung menyebutkan, rumah warga yang ikut terbakar yakni rumah milik keluarga Rita (55), Atik (35), dan Erwin Harahap.

Informasi lain dari sejumlah pegawai Kelurahan Mata Halasan ditemui saat melakukan pendataan di lokasi menyebutkan, meski tidak ada angka pasti kios yang musnah jadi abu dalam musibah ini diperkirakan berjumlah 800-an. “Kurang lebih 800 kios lah semuanya,” kata pegawai kelurahan yang tidak bersedia namanya dicatut untuk pemberitaan.

Pemerintah Kota Tanjungbalai sendiri hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi. Drs Abdi Nusa, Sekda Kota Tanjungbalai, ketika dihubungi per telepon, mengaku tengah berada di luar kota. “Besok ya.. Belum bisa komentar saya, masih di luar kota,” ujarnya, dari seberang telepon.(metrosiantar)

Di Share dan Berikan Pendapatmu 🙂

Video Medan Pilihan : Ada Yang Kenal Pria-Pria Ini ? Merekalah Yang Merusak Bunga Bangkai di Tanah Karo Yang Dilindungi

Berita Seputar Medan

1. Melihat Pemandangan Danau Toba dari Taman Simalem Resort
2. Burger Coffe Medan, Cafe Untuk Semua Kalangan Kota Medan
3. Panglima Begal Medan Ini Terkapar ditembak Timsus Reskrim Polsek Medan Baru
4. Sebut Pribumi Anjing, Netizen Desak Polisi Tangkap Warga Cina Yang Bernama Anton Wijaya Ini
5. PK Dikabulkan MA, PT KAI Dipersilahkan Hancurkan Banguna Centre Point Medan

Berita Trending Pilihan

Loading...

Leave a Comment

error: Jangan Sembarang Klik Bos..!!!