counter free hit unique web
Medan

Poldasu Periksa 7 Saksi Atas Kasus Malpraktek di RS Columbia Medan

Poldasu Periksa 7 Saksi Atas Kasus Malpraktek di RS Columbia Medan

Penyidik Subdit IV/Tipidter Dit Reskrimsus Polda Sumut, tengah mendalami kasus dugaan malpraktek di Rumah Sakit Columbia Jalan Listrik Medan. Sejumlah 7 saksi dari RS Siloam sudah diperiksa, diantaranya, paramedis, pegawai penerima pendaftaran tamu dan sejumlah dokter yang melakukan operasi terhadap Ferdinan (1,7 tahun).

“Saksi sudah 7 orang kita periksa, semuanya dari RS Siloam, sementara dari RS Columbia akan kita periksa pekan depan,” tutur Direskrimsus Poldasu, Kombes Pol Drs Toga H Panjaitan, melalui Kasubdit IV/Tipiter Ditreskrimsus AKBP Robin Simatupang, MH, Selasa (13/7).

Robin mengatakan, setelah pihaknya memeriksa pihak RS Siloam, kemudian akan dilanjutkan pemeriksaan ke pihak Managemen RS Columbia termasuk tim yang melakukan operasi terhadap korban, Ferdinan.

“Rencana kita, tanggal 19 September 2016, kita periksa pihak RS Columbia,” jelasnya.

Dari kasus itu, sambung Robin, pihaknya sudah menyita barang bukti berupa kain kasa yang diambil dari perut Ferdinan, rekam medis dari RS Columbia dan RS Siloam.

Dijelaskan, awalnya, korban Ferdinan dioperasi pihak RS Columbia. Usai operasi setelah diperbolehkan pulang, perkembangan kesehatan balita itu tidak mengalami tanda-tanda penyembuhan.

Kemudian, Ferdinan dibawa ke RS Siloam. Akan tetapi, setelah diperiksa, ditemukan kain kasa diperut Ferdinan. Diduga, kain kasa itu tertinggal saat dilakukan operasi di RS Columbia.

Akhirnya, Joe, orangtua Ferdinan melaporkan pihak RS Columbia ke Poldasu dengan bukti laporan No.STTLP/1016/VIII/2016/SPKT”II” tanggal 8 Agustus 2016 dalam sangkaan melakukan malpraktek. Atas laporan pengaduan itu, penyidik Subdit IV/Tipiter Ditreskrimsus Poldasu melakukan penyelidikan.

Dalam kasus itu, penyidik menerapkan Pasal 79 huruf c junto Pasal 51 huruf a UU RI No 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, junto Pasal 20 ayat 1 huruf a s/d huruf i Permenkes RI No 2052/Menkes/Per/X/2011 tentang Praktik dan Pelaksanaan Praktik Kedokteran.

Sementara informasi diperoleh, tim yang melakukan operasi terhadap Ferdinan di RS Columbia antara lain dr Mahyono. Dokter Sepesialis Bedah Anak itu disebut-sebut akan dipanggil penyidik Poldasu untuk diperiksa Senin pekan depan.

Saat dikonformasi wartawan, dr Mahyono SpBA, mengaku siap penuhi panggilan Poldasu sebagai saksi.

“Saya siap diperiksa Poldasu, Senin tanggal 19 ini. Saya akan menghadiri panggilan penyidik. Lagian tidak ada masalah kok, anaknya sekarang sudah baik-baik saja,” ketusnya.

Di Share dan Berikan Pendapatmu 🙂

Video Medan Pilihan : Nyaris Saja, Begal Medan Ini Hampir Saja Dibakar Massa

Berita Seputar Medan

1. Video Live, Pemuda Tionghoa Ini Tabrak Ibu dan Anak dan Nekat Lawan Warga
2. Warga Tinghoa Pemilik Gudang Ilegal ini Ancam Tembak dan Cekik Wartawan
3. Begal Medan Ini Tewas Kepalanya Remuk di Pukuli Warga Jalan Veteran Medan
4. Begal Ditembak Mati Tim Anti Begal Polresta Medan, Begini Kronologi Lengkapnya
5. Inilah Kedua Begal Sadis Medan, Yang Kiri Namanya Kiki Sedangkan Kanan Namanya Iga

Berita Trending Pilihan

Loading...

Leave a Comment

error: Jangan Sembarang Klik Bos..!!!