counter free hit unique web
Medan

Pembunuhan Sadis, Wanita Ini Dibakar Hidup-Hidup Jadi Abu Gara-Gara Rp 25 Ribu

wanita dibakar hidup-hidup

Wanita ini sekarang menjadi abu. Mayat B Guluh Beru Ginting ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Dari bagian pinggang ke bawah sudah jadi abu, tinggal menyisakan bagian pinggang ke atas, itu pun sudah hangus dan sulit dikenali.

Beru Ginting, warga Binjai yang tinggal di kebun pisang milik warga Huta VI, Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), ini tewas dibakar hidup-hidup oleh Parmin alias Gaber (42), warga desa yang sama.

Korban dibakar saat tidur, hingga rumahnya pun jadi abu. Parmin nekat membakar Beru Ginting hingga tewas karena sakit hati ditagih utang minuman tuak sebesar Rp 25 ribu. Untuk mendalami kasus pembunuhan sadis ini, kemarin, Polsek Perdagangan, Simalungun, menggelar rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Rekonstruksi itu diperagakan langsung oleh Parmin, sementara korban diperagakan seorang Polwan Bripda Selfi Napitupulu. Ada 29 adegan yang diperagakan pelaku, mulai saat korban marah-marah hingga pelaku membakar korban hidup-hidup.

Proses rekonstruksi jadi tontonan warga. Anak korban yang datang dari Binjai, terlihat menangis histeris saat melihat peragaan Parmin menghabisi nyawa ibunya dengan sadis. Namun ia menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada polisi. Dia meminta agar pelaku dihukum mati.

Sementara Kapolsek Perdagangan AKP Asmara kepada wartawan mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas tersangka sebelum diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Tersangka kita jerat Pasal 338 junto Pasal 340 KUHPidana, ancamannya penjara seumur hidup,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus tewasnya Beru Ginting sempat dikira warga akibat kebakaran biasa, bukan karena pembunuhan. Namun Polsek Perdagangan yang melakukan penyelidikan, menemukan sejumlah kejanggalan. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, akhirnya Parmin ditangkap saat minum tuak di Lapo Tuak Pak Lepas pada 22 Juli 2016 lalu.

Peristiwa pembunuhan sadis itu sendiri terjadi pada 19 Juli 2016 sekira pukul 03.00 WIB dini hari, saat korban sedang lelap tertidur di warung tuak miliknya. Saat diperiksa polisi, Parmin mengaku nekat membakar korban hingga tewas karena dendam. Pasalnya, korban menagih utang minum tuak sebesar Rp 25 ribu di hadapan banyak orang

Di Share dan Berikan Pendapatmu 🙂

Video Medan Pilihan : Waspada, Maling Motor Medan Ini Butuh 20 Detik Untuk Larikan Motor yang Dicurinya

Berita Seputar Medan

1. Yuk Mengunjungi Keindahan Tersembunyi di Air Terjun tarak ni Onggang Simalungung
2. 8 Cafe Romantis di Medan, Tempat Nongkrong Asyik Bersama Pasangan
3. Panglima Begal Medan Ini Terkapar ditembak Timsus Reskrim Polsek Medan Baru
4. Danau Sidihoni, Danau Diatas Danau di Pulau Samosir
5. PK Dikabulkan MA, PT KAI Dipersilahkan Hancurkan Banguna Centre Point Medan

Berita Trending Pilihan

Loading...

Leave a Comment

error: Jangan Sembarang Klik Bos..!!!

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com