counter free hit unique web
Medan

4 Polisi Polres Simalungun Dipecat. Ini Alasannya.

4 Polisi Polres Simalungun Dipecat. Ini Alasannya.

Empat personel Polres Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), terkena sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat.

Upacara penanggalan atribut Polri tersebut dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBP Yofie Girianto Putro di Halaman Mapolres, Senin (26/9/2016).

Personel yang terkena PTDH itu adalah Briptu Yuda Lesmana, Briptu Jacob Halomoan Silitonga, Bripda Taufik Akbar Siregar dan Bripda Edwin Naikman Nadeak. Namun saat upacara penanggalan atribut Polri, hanya satu orang hadir.

“Mereka dikenakan PTDH karena melanggar disiplin secara terus-menerus dan berulang, lebih dari tiga kali sebagai seorang anggota Polri,” jelas Yofie.

Dia mengatakan, upacara penanggalan atribut Polri atau PTDH merupakan realisasi penerapan kedisiplinan terhadap personel Polri.

Selain itu, bilang mantan Kapolres Nias ini, juga merupakan implementasi tindakan tegas oleh organisasi Polri bagi personel yang melakukan tindak pidana maupun yang melakukan pelanggaran disiplin secara terus menerus, diulang-ulang lebih dari tiga kali dan sudah melalui proses Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEPP).

Menurutnya, upacara PTDH baru pertama kali dilakukan di Polres Simalungun. Tapi ke depan akan tetap dilaksanakan terhadap personel yang tetap melakukan pelanggaran. “Diharapkan peristiwa ini dijadikan sebagai contoh dan pelajaran bagi semua personel, untuk interospeksi diri supaya menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Yofie juga berpesan kepada personel yang telah diberhentikan agar setelah kembali ke masyarakat segera bergaul dengan baik. “Semoga dapat memperoleh peluang lebih baik lagi dalam berkarir di luar organisasi Polri,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan kepada seluruh personel agar meningkatkan iman dan takwa agar selalu mendapat bimbingan dan petunjuk dalam setiap langkah dan tindakan. Tingkatkan kedisiplinan pribadi dan kesatuan sebagai benteng mencegah dan menjauhi diri dari perbuatan merugikan nama baik pribadi, keluarga dan kesatuan.

“Pelihara sikap, tingkah laku dan tutur kata menjalani hubungan dengan sesama rekan maupun masyarakat sehingga menciptakan hubungan lebih harmonis, hindari sikap arogan, iri, dengki dan sombong sehingga dapat menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” tutupnya.

Di Share dan Berikan Pendapatmu 🙂

Video Medan Pilihan: Oknum Polisi Ini Terima Duit di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan

Berita Seputar Medan

1. Fakta Unik dan Aneh Bahasa Medan Terlengkap Yang Buat Kamu Bengong
2. Alasan Mengapa Orang Batak Pandai Nyanyi dan Memiliki Suara Bagus
3. Ini Dia Fakta Unik Dan Menarik Kota Medan
4. Pizza Andaliman, Pizza Khas Toba Samosir
5. Driver Go-Jek Cantik Asal Medan Ini Sampaikan Salam Damai Untuk Driver Go-Jek di Medan.

Berita Trending Pilihan

Loading...

Leave a Comment

error: Jangan Sembarang Klik Bos..!!!