counter free hit unique web
Medan

30 Titik Api Terdeteksi Kembali di Sumut

30 titik api di sumut

Sebanyak 30 titik api (hotspot) kembali terdeteksi di Ka­wa­san Sumatera Utara (Sumut), paling banyak di da­erah Ka­bu­paten Padang La­was (Palas) dengan jumlah 12 titik. Kon­disi ini bila terus di­biarkan Sumut bakal berpo­tensi ka­but asap.

Dampak yang ditimbulkan juga ba­nyak, termasuk gang­guan moda tran­s­por­tasi darat, laut dan udara. Disam­­ping itu, polusi udara juga terancam hingga sampai pada tingkat pernapasan manusia dan makh­luk lainnya.

Informasi yang dihimpun, kondisi ini sudah berlangsung pada dua minggu belakangan ini. Hal ini terjadi, per­kiraan se­mentara akibat pembakaran lahan pertanian dan lahan gam­but dari orang yang tidak bertanggungjawab. Di­perpa­rah lagi kondisi dae­rah itu mu­sim kemarau, sehingga di­man­­faatkan orang untuk membuka la­han baru.

Selain di Sumut, daerah lain khussunya di Pulau Su­matera juga terdeteksi titik api, lebih kurang 195 hotspot, termasuk di Sumbar, Lam­pung, Sumsel, Jambi, Beng­kulu, Riau, Kepri, Babel dan lainnya. Namun dari temuan titik itu termasuk yang terbesar di Sumut de­ngan jumlah titik 30 hotspot yang ter­sebar di­tingkat dua kabupaten.

Petugas Parakirawan Ba­dan Metero­logi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kua­la­namu, Nency yang di­kon­fir­masi via telpon seluler, Senin (8/8) siang, me­nerangkan titik api di Sumut ditemukan seba­nyak 30 hotspot. Khusus Su­mut, paling ba­nyak ditemukan daerah Kabu­paten Palas yang berbatasan de­ngan Riau.

Tetapi di beberapa daerah kabupa­ten lainnya juga dite­mu­kan, tetapi tidak sebanyak di Palas. Termasuk, La­buhan­ba­tu ditemukan 2 hotspot, Labuhanbatu Utara 1 hotspot, Padang Lawas Utara (Paluta) sebanyak 6 hotspot, Tapanuli Selatan (Tapsel) sebanyak 4 hotspot, Tobasa 1 hotspot, dan Mandailing Natal (Madina) sebanyak 4 hotspot.

Sejauh ini, menurut Nenciy belum menimbulkan dampak khususnya daerah Medan seki­tar­nya. Sebab, sa­ngat jauh, ditambah pergerakan angin mendukung dari Barat Daya ke Timur Laut.”Masih kecil kemungkinan sampai, karena agin belum mengarah ke Me­dan sekitarnya,” katanya.

Disoal potensi hujan, se­bagian hujan dan berawan, tetapi untuk Kuala­namu bera­wan, sementara angin masih normal, untuk agin daerah per­mukaan di Kualanamu datang dari utara. Sedang dilepel atas dari Barat Daya ke Timur de­ngan kecepatan 5-10 knot. Ja­rak pandang (visibility) 10 Kilo meter di ambang batas normal,” imbuhnya.

Manager Airport Duty KNIA, Ja­sirin terkait hostpot di Pulau Suma­tera, menu­rutnya belum berdampak khu­susnya bagi penerbangan. “Sejauh ini masih normal-normal saja, belum ada kenda­la,”sebutnya. Tetapi dia tidak memungkiri ada titik api di Su­mut le­bih kurang 195 hot­spot dan berpotensi kabut apa bila tidak cepat diatasi.

Namun demikian, pihak­nya tetap ber­koordinasi dan memantau titik api de­ngan intansi terkait di Kualanamu un­tuk antisipasi dari segala hal, ujar­nya.

Di Share dan Berikan Pendapatmu 🙂

Video Medan Pilihan : Ruas Tol Medan-Binjai Seksi 3 yang Sedang Dibangun

Berita Seputar Medan

1. Pantai Lumban Bulbul Balige, Pantai di Pinggiran Danau Toba
2. Begal Medan Ini Tewas, Kepalanya Remuk dipukuli Warga Jalan Veteran Medan
3. 5 Sudut Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba, Traveler Sumut Wajib Kesini Ya..
4. Ini Dia Dstinasi Wisata Favorit di Sumatera Utara
5. TB Silalahi Centre, Bangunan Megah di Pinggiran Danau Toba

Berita Trending Pilihan

Loading...

Leave a Comment

error: Jangan Sembarang Klik Bos..!!!

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com